WhatsApp Icon

Empat Materi Full Daging Warnai Refreshing Dai BAZNAS Barru

27/01/2026  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
Empat Materi Full Daging Warnai Refreshing Dai BAZNAS Barru

Foto bersama pemateri dan peserta

Barru — Kegiatan Refreshing Dai yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Barru bekerja sama dengan MUI, NU, dan DDI Kabupaten Barru menjadi forum strategis dalam memperkuat peran mubalig sebagai ujung tombak dakwah zakat dan pembinaan umat. Kegiatan yang berlangsung di Aula KH. Badaruddin Amin, ITBA Al Gazali Barru, Selasa (27/01), ini diikuti oleh sekitar 150 dai dan mubalig se-Kabupaten Barru.

Materi utama disampaikan oleh A.G. Prof. Dr. Muh. Faried Wadjedy, yang menegaskan bahwa pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap zakat merupakan fondasi utama dalam optimalisasi pengelolaan zakat. Ia menjelaskan bahwa persoalan zakat di tengah masyarakat tidak semata-mata berkaitan dengan kewajiban ibadah, melainkan sangat dipengaruhi oleh persepsi dan tingkat kepercayaan umat.

Menurutnya, mubalig memiliki peran sentral dalam membangun kepercayaan tersebut melalui dakwah yang jujur, edukatif, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya menyampaikan makna zakat secara utuh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Mengutip QS. At-Taubah ayat 103, ia menjelaskan bahwa zakat berfungsi untuk mensucikan dan membersihkan harta serta jiwa, serta mengandung makna pertumbuhan dan keberkahan. Ia menegaskan bahwa zakat bukanlah pengurang harta, melainkan sarana menumbuhkan keberkahan dan rasa syukur, meskipun dampaknya tidak selalu dirasakan secara langsung.

Materi berikutnya disampaikan oleh Ketua Komisi Dakwah Khusus (KDK) MUI Provinsi, KH. Masykur Yusuf, yang menyoroti peran strategis dai dalam mencegah polarisasi keagamaan. Ia menyampaikan bahwa mubalig merupakan aktor utama dalam membentuk pola pikir masyarakat agar tetap menjaga persatuan, kesejukan, dan moderasi dalam kehidupan beragama.

Ia juga mendorong para dai agar secara konsisten menyisipkan pesan zakat dalam setiap ceramah, serta tidak berhenti mengampanyekan zakat kepada umat, mengingat potensi zakat di Kabupaten Barru yang masih sangat besar untuk dioptimalkan.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barru, H. Irman, S.Ag., M.Si., menekankan pentingnya inovasi layanan zakat melalui program jemput zakat serta penguatan sosialisasi zakat profesi. Menurutnya, kemudahan layanan menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat.

Materi terakhir disampaikan oleh Prof. Dr. Abdurrahim Arsyad, M.A., yang menguatkan materi-materi sebelumnya dengan menekankan pentingnya kesinambungan dakwah zakat yang terstruktur dan kolaboratif. Ia menyampaikan bahwa dakwah zakat harus disampaikan dengan pendekatan yang moderat, argumentatif, serta sesuai dengan kondisi sosial masyarakat.

Menurutnya, pemahaman yang benar tentang zakat akan terbangun apabila terdapat keselarasan antara pesan dakwah, keteladanan mubalig, serta sistem pengelolaan zakat yang profesional dan amanah. Hal ini sejalan dengan upaya membangun kepercayaan publik terhadap zakat sebagaimana disampaikan oleh para pemateri sebelumnya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi antara lembaga keagamaan, lembaga zakat, dan pemerintah menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan dakwah zakat, sekaligus memastikan zakat benar-benar berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan dan penguatan kesejahteraan umat di Kabupaten Barru.

Melalui rangkaian materi tersebut, kegiatan Refreshing Dai BAZNAS Barru diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mubalig dalam menyampaikan dakwah zakat yang mencerahkan, membangun kepercayaan masyarakat, serta mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara berkelanjutan.

Bagikan:URL telah tercopy
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat