Berita Terbaru
Kunjungan ke SDU Aisyiyah Bantul, Tim Fasilitator KATANA-MANTAB Di Sambut Gempa Bumi
BAZNAS Barru – Sekolah Dasar Unggulan SDU Aisyiyah Bantul menjadi lokasi studi lapangan tim fasilitator Kampung Tanggap Bencana KATANA dan Madrasah Aman Tanggap Bencana MANTAB BAZNAS, pada kamis 14/11/2024, siang.
Koordinator Satuan Pendidikan Aman Bencana SPAB SDU Aisyiyah Bantul Bapak Rudito menyampaikan bahwa SPAB SDU Aisyiyah Bantul ini terbentuk pada tahun 2018 yang didukung oleh BPBD Bantul berkolaborasi dengan MDMC Bantul.
“Simulasi yang kami lakukan ini masih sangat sederhana. Kita siapkan jalur-jalurnya dan kita tuntun siswa untuk mengikuti jalur yang ada. Biasanya simulasi dilakukan satu kali tiap semester. Simulasi yang di lakukan masih sebatas pada evakuasi di titik sementara. Kita berharap kedepan akan ada titik evakuasi akhir. Tim SPAB juga kemarin menjadi tim inti dalam penanganan Covid-19”, urainya.
Di kesempatan kunjungan studi lapangan ini, tim fasilitator KATANA dan MANTAB disuguhkan praktek simulasi bencana gempa bumi oleh tim SPAB dari SDU Aisyiyah Bantul.
Sebelumnya, tim fasilitator KATANA dan MANTAB telah melakukan studi lapangan di wilayah Kelurahan Sompok Bantul dengan bertemu langsung Pokja KATANA Sompok yang telah di bentuk oleh BAZNAS DIY Jogjakarta.
BERITA14/11/2024 | Humas Baznas Barru
Tim Fasilitator KATANA MANTAB BAZNAS Studi Lapangan ke Sompok Bantul
BAZNAS Barru – Peserta Pelatihan fasilitator kampung tanggap bencana dan madrasah aman tanggap bencana yang digelar oleh tim BTB BAZNAS melakukan agenda study lapangan pada kamis, 14/11/2024. Terpilih dua lokasi untuk study lapangan ini, yakni Kampung Tanggap Bencana KATANA Sompok di Desa Sompok Bantul dan untuk program Madrasah Aman Tanggap Bencana MANTAB di Sekolah Dasar Unggulan Aisyiyah Bantul.
Kepala Dukuh Sompok Triono mengatakan bahwa tim KATANA Sompok ini dibentuk tahun 2018 dan sudah di berikan legalitas oleh pemerintah kelurahan Sompok.
“Kelompok Katana ini dibentuk pada tahun 2018,kita libatkan semua unsur warga. Tim Katana dikuatkan oleh kelurahan dengan adanya SK. Tim dapur umum masih terus eksis untuk mendukung kegiatan-kegiatan Katana dan kegiatan lainnya. Tim Katana kami juga berkolaborasi dengan FPRB”, urainya.
Lurah Sompok Titik Istiawatun Khasanah menyambut baik kedatangan tim fasilitator KATANA dan MANTAB dan berterima kasih memilih Sompok untuk lokasi studi lapangan.
“kami berterima kasih kepada BAZNAS telah memilih Sompok untuk studi lapangan. Sompok ini menarik, banyak potensi termasuk potensi bencana. Hampir semua bencana ada disini, ada banjir, longsor, gempa, angin kencang dan lainnya. Teman-teman Katana sangat proaktif dalam membantu warga ketika terjadi bencana dan didukung dengan tim FPRB, mereka luar biasa”, urainya.
Tim KATANA Sompok ini terbentuk pada tahun 2018. Selain sebagai fokus tanggap bencana, tim KATANA Sompok juga melakukan pendampingan-pendampingan mitigasi bencana baik di level kelompok warga maupun di sekolah-sekolah. Tim KATANA Sompok menargetkan kesadaran warga terhadap bencana sudah terbentuk sehingga warga bisa melakukan upaya mitigasi dan evakuasi secara mandiri.
Editor:HR
BERITA14/11/2024 | Humas Baznas Barru
56 Perwakilan BAZNAS Tanggap Bencana Ikuti Kegiatan Fasilitator KATANA MANTAB di Jogjakarta
BAZNAS Barru – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Republik Indonesia melalui lembaga BAZNAS Tanggap Bencana menggelar pelatihan Fasilitator Kampung Tanggap Bencana dan Madrasah Aman Tanggap Bencana tahun 2024 selama 5 hari, mulai 11 – 15 Nopember 2024 di Jogjakarta. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI ibu Dian Aditya Mandana Putri dan juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS DIY ibu Puji Astuti dan perwakilan dari BNPB Bidang Pencegahan Bapak Hadi Sutrisno.
Puji Astuti Ketua BAZNAS DIY menyampaikan bahwa bencana itu tidak bisa dihindari, namun bisa diminimalisir dampaknya.
“kami ucapkan selamat datang di jogja, kami berterima kasih jogja dipilih untuk lokasi kegiatan kampung tanggap bencana dan madrasah tanggap bencana. Semoga selama di jogja mendapatkan kesan yang baik dan ilmu yang bermanfaat”, ucapnya.
Mewakili Deputi Bidang Pencegahan BNPB Hadi Sutrisno menyampaikan bahwa dengan besarnya potensi bencana di Indonesia maka dibutuhkan kesiapsiagaan dan mitigasi untuk pengurangan risiko bencana.
“kita ketahui bahwa Indonesia ini rawan bencana, maka kesiapsiagaan dan upaya-upaya mitigasi bencana menjadi sangat penting untuk mengurangi dampak dari bencana tersebut. Dan perlu diketahui bahwa bencana adalah urusan semua pihak, jadi bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kehadiran BAZNAS dengan program KATANA dan MANTAB ini sangat membantu dalam upaya mitigasi bencana di masyarakat”, jelasnya.
“Ada 500.000 unit sekolah dan sekira lebih dari 50% berada pada posisi rawan bencana. Maka berangkat dari data inilah, sangat dibutuhkan sistem penanggulangan bencana di satuan pendidikan. Inilah yang menjadi dasar awal SPAB ini dibentuk”, jelas Direktur PMPK Kemendikbud Nuwrile melalui siaran daring.
Kepala Divisi Kebencanaan BAZNAS RI Dian Mandana Putri saat membuka kegiatan Pelatihan Fasilitator KATANA dan MANTAB ini menyampaikan bahwa konsep dari penyaluran zakat dan dana umat ini di jadikan konsep penguatan kesiapsiagaan dalam masyarakat.
“Kita sadar bahwa kita tidak selalu bisa hadir bersama mustahik, terutama ketika terjadi bencana. Maka dari itu, kita dorong pemanfaatan dana zakat infak dan sedekah ini untuk membentuk ketangguhan atau kesiapsiagaan dalam masyarakat ketika terjadi bencana diwilayahnya”, jelasnya.
“Pelatihan fasilitator KATANA dan MANTAB Ini kita harapkan ke depannya bisa direplikasi oleh BAZNAS-BAZNAS di daerah, agar lebih banyak lagi KATANA dan MANTAB yang terbentuk, bukan lagi mengacu dari pusat”, tambahnya.
Kegiatan pelatihan Fasilitator Kampung Tanggap Bencana dan Madrasah Tanggap Bencana KATANA-MANTAB tahun 2024 yang digelar di Wisma Sargede Jogjakarta diikuti oleh sekira 56 personil BAZNAS Tanggap Bencana perwakilan dari 29 BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/kota.
Editor:HR
BERITA11/11/2024 | Humas Baznas Barru
Rakorda BAZNAS Sul-Sel; Prof Nadra Fokus Laporan melalui Digital SIMBA
BAZNAS Barru – Hari kedua perhelatan Rapat Koordinasi Daerah RAKORDA BAZNAS se Provinsi Sulawesi Selatan dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen, selasa 05/11/2024.
Pimpinan BAZNAS Pusat bidang Transformasi Digital Prof. Nadrah dalam materinya menyampaikan agar potensi-potensi zakat yang diluar kelolaan BAZNAS dapat menjadi kelolaan BAZNAS untuk menambah pengumpulan zakat.
“hari ini saya akan menampilkan laporan-laporan capaian BAZNAS di Sulsel ini. Mulai capaian dalam neraca maupun diluar neraca atau off balance. Diharapkan kedepan capaian di luar neraca ini bisa masuk ke dalam neraca BAZNAS untuk meningkatkan pengumpulan”, tegasnya.
Fokus materi yang disampaikan pada kegiatan RAKORDA ini adalah penguatan pelaporan melalui digital SIMBA dan Kantor Digital. Beliau juga mendorong agar kantor digital ini di maksimalkan untuk publikasi kegiatan- kegiatan di BAZNAS.
“jadi kita juga tekankan bahwa agar kantor digital ini dimaksimalkan, minimal untuk publikasi berita aktifitas di BAZNAS masing-masing”, tambahnya.
BERITA05/11/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS SulSel Gelar Rakorda Untuk Penguatan 18 Poin Rakornas
BAZNAS Barru– Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) BAZNAS Kabupaten dan Kota se Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan Rakorda ini di rencanakan berlangsung selama 3 hari, sejak 04-06 Nopember 2024 dan mengambil lokasi di Almadera Hotel Makassar. Kegiatan Rakorda ini dihadiri oleh unsur pimpinan dari 24 BAZNAS Kabupaten dan Kota se Sulawesi Selatan.
Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Khidri Alwi selaku ketua panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rakorda ini merupakan amanah dari Rakornas.
“Rakorda ini adalah perpanjangan dari Rakornas kemarin yang dibuka oleh Presiden Jokowi di IKN. Hari ini hadir 24 BAZNAS Kab/Kota se Sulawesi Selatan untuk membicarakan sinergitas program demi kesejahteraan umat”, urainya.
Pimpinan BAZNAS RI Ahmad Sudrajat selaku Bidang Koordinasi Nasional dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Rakorda dijadikan sebagai momentum untuk perbaikan tata kelola BAZNAS kedepan.
“momentum rakorda kita jadikan sebagai perbaikan tata kelola BAZNAS kedepan. 18 hasil resolusi Rakornas kemarin menjadi poin utama dan dasar kita untuk bergerak ke depan. Kami juga menitipkann agar semua pengelola zakat netral dalam pilkada serentak ini. Jaga kekompakan antar pimpinan dan semua pelaku perzakatan di daerah agar BAZNAS bisa tampil keren”, jelasnya.
“Tata kelola manajemen perzakatan juga harus terus kita tingkatkan, info terakhirnya BAZNAS sudah diijinkan untuk membuka perwakilan di setiap negara”, tutupnya.
Jufri Rahman selaku Sekertaris Provinsi Sulawesi Selatan dalam arahannya saat membuka kegiatan Rakorda BAZNAS se Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa para amil-amil zakat ini harus berpenampilan keren agar masyarakat itu tertarik dan ingin tahu lebih jauh tentang BAZNAS. Terus menggali potensi-potensi agar pengumpulan zakat terus meningkat.
“penampilan amil BAZNAS memang harus keren agar calon-calon Muzaki tertarik. Potensi-potensi juga harus terus digali dan dikuatkan agar mampu meningkatkan kesejahteraan umat. Kita berharap BAZNAS bisa berperan penting dalam pengentasan kemiskinan, terutama kemiskinan ekstrim. Tetaplah berbuat baik, karna perbuatan baik akan melahirkan kebaikan lainnya”, ujarnya.
Rakorda ini juga di isi kegiatan penyerahan penghargaan kepada individu dan lembaga yang selama ini berkontribusi dalam pengelolaan zakat di Sulawesi Selatan. Penghargaan tersebut diantaranya kategori Tokoh Penggerak Zakat, Muzaki Terbaik, UPZ Terbaik dan Mustahik menjadi Muzaki untuk program pendayagunaan Z-Chicken, Z-Mart dan Z-Auto.
Pembukaan kegiatan Rakorda BAZNAS se Provinsi Sulawesi Selatan ini dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI, Sekertaris Provinsi dan unsur Forkopimda, serta seluruh unsur pimpinan BAZNAS Kabupaten dan Kota.
BERITA04/11/2024 | Humas Baznas Barru
Tim BTB BAZNAS Barru Salurkan Bantuan Kebakaran di Tiga Titik
BAZNAS Barru – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS kabupaten Barru melalui lembaga program BAZNAS Tanggap Bencana BTB mengunjungi bapak Zainuddin penyintas kebakaran di Pange Desa Palakka, senin 28/10/2024. Rumah bapak Zainuddin habis dilalap sijago merah pada jum’at, 25/10/2024 lalu. Kejadian ini terjadi pada siang hari jelang sholat jum’at.
Bapak Zainuddin menjelaskan kronologi dari kejadian kebakaran yang menimpa rumahnya itu bermula dari dia sedang memasak menggunakan kayu bakar.
“Itu saya memasak pake tungku tanah, kayu bakar. Lalu saya tinggalkan ke bawah menunggu penjual ikan lewat. Ternyata api dari kayu bakar itu terjatuh dan membakar rumah saya. Saya tahu rumah saya terbakar, karna ada anak sekolah yang lihat, kebetulan lewat di depan rumah”, urainya.
Tim BAZNAS Tanggap Bencana BTB Barru memberikan bantuan dasar atau bantuan respon awal berupa paket logistik untuk kebutuhan dasar bapak Zainuddin. Tim juga melakukan penilaian untuk bantuan selanjutnya.
Komandan BTB Barru Abdi menyampaikan bahwa untuk saat ini BAZNAS memberikan bantuan dasar untuk kebutuhan sehari-hari.
“jadi hari ini kami dari BAZNAS memberikan bantuan kebutuhan dasar, ini ada sembako. Dan mudah-mudahan kita bisa bantu untuk pembangunan rumah bapak Zainuddin kedepan. Kita akan kordinasi dulu dengan pemerintah desa untuk langkah selanjutnya. Apalagi bapak Zainuddin ini adalah Mustahik BAZNAS, jadi menjadi prioritas untuk kami bantu”, jelasnya.
Di kesempatan yang sama, tim BAZNAS Tanggap Bencana BTB Barru juga menyerahkan bantuan logistik respon kebakaran di 2 lokasi berbeda, diantaranya di Ere Desa Jangan-Jangan dan Attimpange Desa Harapan. Bantuan ini di terima oleh perwakilan pemerintah desa masing-masing untuk diteruskan ke keluarga penyintas.
BERITA28/10/2024 | Humas Baznas Barru
Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif Dampingan BAZNAS Barru Wakili Sul-Sel di Ajang WMP Kemenpora
BAZNAS Barru – Salah satu program BAZNAS Barru bidang pendayagunaan berbuah manis. Rasyid Ridha owner dari Pupuk Barru yang merupakan salah satu pelaku ekonomi kreatif dampingan BAZNAS Barru lolos ke Jakarta mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang Apresiasi Wirausaha Muda Pemula Berprestasi tingkat nasional tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga KEMENPORA.
Membawakan gagasan ekonomi sirkular, pengelolaan limbah organik menjadi pupuk, namun selain limbah organik, pupuk ini juga merupakan pupuk pertama di Indonesia timur yang menggunakan Fly Ash & Buttom Ash (FABA/ Limbah Batubara) sebagai komposisinya.
Rasyid Ridha menyampaikan bahwa ada sekira 35 orang yang lolos di ajang ini untuk kategori personal dan ada 15 tim untuk kategori lembaga.
“Alhamdulillah atas pencapaian ini. Saya bisa mewakili kabupaten Barru dan Sulawesi Selatan sebagai finalis di ajang Apresiasi Wirausaha Muda Pemula Berprestasi tingkat Nasional. Untuk kategori kreatifprenuer ini, saya akan bersaing dengan 4 kontestan lainnya. Mohon doanya semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik”, harapnya.
“Dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program kami, terkhusus BAZNAS Barru yang diawal program ini dijalankan memberikan support yang luar biasa dengan bantuan peralatan dasar pengolahan limbah yang dibagikan ke setiap rumah tangga”, tutupnya.
Kegiatan penjurian secara langsung ini akan diselenggarakan selama 5 hari, mulai 25-29 Oktober 2024 bertempat di Hotel Aston Jakarta.
BERITA24/10/2024 | Humas Baznas Barru
Ketua BAZNAS SULSEL Tutup Kegiatan Konsolidasi Bidang Pendistribusian, Ucapkan Terima Kasih ke Nyai Saidah
BAZNAS Barru – Ketua BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan resmi menutup rangkaian kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS se Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan yang digelar selama 2 hari ini menfokuskan tentang keseragaman program-program pendistribusian.
Wakil ketua 2 BAZNAS Sulsel Ishaq Shamad saat menyampaikan hasil konsolidasi di sesi penutupan mengatakan bahwa setelah konsolidasi ini akan ada agenda lanjutannya.
“jadi agenda konsolidasi ini akan dilanjutkan dengan RTL Rapat tindak lanjut, jadi nanti di RTL akan dipaparkan program-program unggulan tiap BAZNAS kab/kota. Dan intinya adalah program yang dibuat itu mengacu ke 10 program prioritas BAZNAS RI”, ucapnya.
Direktur Penguatan Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI Agus Siswanto menyampaikan “bahwa dengan adanya kegiatan ini, pimpinan pusat di undang dan bisa memberikan program bantuan ke BAZNAS di Sulsel ini. Kami titipkan juga brand program unggulan agar menjadi cerminan kehadiran BAZNAS di Sulsel. Dilanjutkan dengan agar terus menguatkan konsolidasi dan rapat-rapat untuk mempermantap program. Kami titip juga pelaporan-pelaporan pendistribusiannya agar diperhatikan”, tutupnya.
Ketua BAZNAS Sulsel Khidri Alwi dalam arahannya sebelum menutup kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini membawa berkah tersendiri untuk BAZNAS di SulSel dengan hadirnya ibu pimpinan bidang pendistribusian.
“Alhamdulillah, kehadiran ibu Saidah selaku pimpinan BAZNAS RI bidang pendistribusian membawa berkah buat kita semua. Peluang kita di SulSel untuk menerima bantuan program dari BAZNAS Pusat sangat besar, bahkan sudah ada bantuan yang siap di bagikan, yaitu bantuan tenda dan perahu karet khusus untuk BTB. Bantuan program lainnya akan menyusul”, ungkapnya.
Kegiatan konsolidasi pendistribusian ini ditutup pada Selasa 22/10/2024 jelang siang dan menghasilkan kesepakatan agar BAZNAS Kab/Kota menyusun program-program unggulan bidang pendistribusian dan pendayagunaan untuk di paparkan nanti di pertemuan selanjutnya.
BERITA22/10/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS Sul-Sel Gelar Konsolidasi Zakat, Pimpinan BAZNAS: Ini Untuk Penguatan Program Pendistribusian
BAZNAS Barru – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Konsolidasi Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS BAZNAS se Sulawesi Selatan. Kegiatan ini digelar selama dua hari 21-22 Oktober 2024 bertempat di Hotel Raising Makassar.
Kegiatan konsolidasi ini merupakan langkah atau strategi dalam rangka penguatan dan keseragaman program pendistribusian dan pendayagunaan ZIS se Indonesia. Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Provinsi Sulawesi Selatan Ishaq Shamad saat menyampaikan laporannya menjelaskan bahwa konsolidasi ini sangat diperlukan untuk mendukung program-program BAZNAS Pusat.
"Bagaimana BAZNAS Kab/Kota melakukan konsolidasi kepada BAZNAS RI dan Provinsi agar pendistribusian tepat sasaran kepada mustahik, sehingga di harapkan dapat mengangkat efektifitas pendistribusian walaupun banyak kendala yang di hadapi ", jelasnya.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakhwan saat membuka kegiatan konsolidasi ini menyampaikan bahwa BAZNAS harus bersatu padu dalam menjalankan program-program pendistribusian untuk mencapai tujuan pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat.
"Keyword kita sekarang adalah kesejahteraan umat, kinerja kita sudah di apresiasi oleh Presiden dan negara, maka dari itu BAZNAS adalah incorporate atau satu kesatuan gerak yang tidak berjalan sendirian dan di dalamnya ada pendistribusian yang menjadi etalase untuk BAZNAS”, ujarnya.
Saidah Sakhwan atau biasa di sapa Nyai menitik beratkan konsolidasi yang dilaksanakan oleh BAZNAS se Sulawesi Selatan ini untuk penguatan keseragaman program, terkhusus 10 program prioritas BAZNAS RI.
Kegiatan konsolidasi pendistribusian dan pendayagunaan ini di ikuti sekira 50 peserta perwakilan dari seluruh BAZNAS Kab/Kota se Sulawesi Selatan.
BERITA21/10/2024 | Humas Baznas Barru
BTB Barru Gelar Pelatihan Water Rescue Tingkat Pelajar
BAZNAS Barru – Tim BAZNAS Tanggap Bencana BTB Barru kembali menggelar kegiatan Pelatihan Teknik Penyelamatan di Air (Water Rescue). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tahunan dari BTB Barru. Kegiatan ini digelar selama 2 hari, mulai 18-19 Oktober 2024, kemarin. Kegiatan selama 2 hari ini mengambil tempat di aula kantor Kemenag Barru dan Pantai Lasonrai.
Sekertaris BTB Barru Hary Arisal saat menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan di sesi pembukaan menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan water rescue ini sudah menjadi kalender kegiatan dari BTB Barru.
“alhamdulillah tahun ini kita kembali menggelar kegiatan pelatihan water rescue. Kegiatan ini adalah tahun ke-3 kita laksanakan. Untuk tahun ini pesertanya sebanyak 26 siswa perwakilan dari 8 sekolah lanjutan atas yang ada di Barru”, jelasnya.
Ketua BAZNAS Barru Abdullah Rahim saat membuka kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan-kegiatan yang di laksanakan oleh lembaga program di BAZNAS Barru selalu mendapatkan dukungan penuh dari pimpinan BAZNAS Barru.
“selamat kepada anak-anakku sekalian yang sudah terpilih dari sekolahnya untuk mengikuti kegiatan ini. Ini merupakan salah satu bentuk perhatian BAZNAS Barru khususnya untuk meningkatan SDM anak-anak sekalian dibidang penyelamatan di air. Jadi dana zakat yang terkumpul di BAZNAS bukan hanya untuk Fakir dan Miskin, kebutuhan makanan, tetapi juga digunakan untuk kegiatan-kegiatan pendidikan dan pelatihan, seperti yang dilaksanakan hari ini”, ujarnya.
Kegiatan pelatihan water rescue kali ini dibagi dua sesi, untuk sesi hari pertama berupa materi dan praktek kering dan sesi hari kedua berupa praktek basah yang dilaksanakan di pantai Lasonrai Awerange Desa Batupute.
BERITA18/10/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS Barru Ajak Siswa Berinfak, Sahabuddin: Kita Ajari Berbagi Sejak Dini
BAZNAS Barru—BAZNAS Kabupaten Barru terus melebarkan sayap untuk penguatan pengumpulan Zakat Infak dan Sedekah. Salah satu program yang mulai di kuatkan adalah program infak siswa, mulai tingkat SD hingga SMA.
Pimpinan BAZNAS Barru Bidang Pengumpulan Sahabuddin Al Farid dalam pemaparan materi teknis program Infak Siswa ini menyampaikan bahwa infak ini bersifat sukarela dan akan dikembalikan lagi kesekolah untuk pemanfaatannya.
“Program infak siswa ini kita lakukan sebagai pembiasaan para siswa untuk peduli sejak dini. Besaran nilai infaknya tidak ditentukan keikhlasan hati masing-masing siswa. Hasil dari infak ini nantinya akan dikembalikan ke sekolah untuk dimanfaatkan baik kegiatan keagamaan atau pembangunan fasilitas sekolah dan juga bisa diberikan kepada siswa yang kurang mampu”, jelasnya.
Untuk saat ini program infak siswa sudah mulai di laksanakan di tingkat sekolah menengah atas, salah satunya di MAN 1 Barru dan saat ini dana infak siswa tersebut sudah digunakan untuk membangun tempat parkiran motor siswa.
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS Kumpulkan Kepala Sekolah SD dan SMP di Barru Bahas Penguatan Program
BAZNAS Barru – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Barru menggelar Rapat Koordinasi Program Pendistribusian dan Penguatan Infak Siswa tingkat SD dan SMP se Kabupaten Barru. Kegiatan ini digelar di Gedung Islamic Centre Kabupaten Barru, pada Kamis 10/10/2024, pagi. Kegiatan rakor ini melibatkan seluruh kepala sekolah mulai tingkat SD hingga SMP yang berjumlah sekira 239 kepala sekolah.
Pimpinan BAZNAS bidang IV Amrullah Mamma selaku panitia menyampaikan bahwa kegiatan Rakor ini untuk penguatan infak siswa.
“Alhamdulillah, kita kembali bisa bertemu setelah di tahun 2019 pertemuan perdana dan hari ini kita baru bertemu kembali. Rakor kita hari ini adalah penguatan infak siswa yang sudah kita jalankan sejak 2019 kemarin, jadi hati ini kita akan kuatkan kembali”, jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barru Adnan saat memberikan sambutan menegaskan aprsesiasi besar terhadap BAZNAS atas kolaborasi program yang selama ini dijalankan secara bersama.
“saya mewakili keluarga besar dinas pendidikan kabupaten barru sangat mengapresiasi kerjasama BAZNAS dengan Dinas Pendidikan selama ini. Banyak kegiatan-kegiatan Dinas Pendidikan yang disupport oleh BAZNAS. Dan hari ini juga akan di bicarakan terkait penguatan infak siswa bagaimana teknisnya dan juga akan ada program-program bantuan seperti beasiswa dan lain-lain” jelasnya.
Turut hadir dalam rapat koordinasi ini seluruh pimpinan BAZNAS Kabupaten Barru dan seluruh Kepala Sekolah mulai tingkat SD dan SMP se kabupaten Barru.
BERITA10/10/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS Kumpulkan Perwakilan Sekolah SMA/SMK di Barru Bicarakan Kolaborasi Program Beasiswa
BAZNAS Barru – Badan Amil Zakat Nasional BAZNAS Kabupaten Barru menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan sekolah menengah atas se kabupaten Barru. Rapat ini di gelar di kantor BAZNAS Barru, pada kamis 03/10/2024, jelang siang. Rapat koordinasi ini membahas tentang program bantuan beasiswa kepada siswa SMA/SMK untuk tahun 2024.
Salah satu peserta rapat Rusman menyampaikan bahwa terkait program beasiswa ini agar segera direalisasikan agar dapat membantu proses belajar siswa. “Harapan kami beasiswa dari BAZNAS bisa dilanjutkan dan di bagikan secepatnya, mengingat banyak siswa yang memang sangat layak untuk diberikan bantuan”, jelasnya.
Pimpinan BAZNAS Barru, Wakil Bidang 4 Amrullah Mamma menyampaikan bahwa program beasiswa untuk siswa SMA tetap ada dan akan segera di jalankan.
“jadi hari ini kita rapat koordinasi dengan semua perwakilan sekolah SMA dan SMK yang ada di Barru untuk membicarakan kolaborasi program terkhusus untuk beasiswa. Jadi kita minta data siswa yang kurang mampu untuk kita lakukan asesment. Tahun ini kita siapkan kuota 200 orang untuk beasiswa tingkat SMA sederajat”, ungkapnya.
Rapat koordinasi yang digelar di ruang rapat kantor BAZNAS Barru ini, menghasilkan beberapa kesepakatan untuk kolaborasi program diantaranya program beasiswa siswa kurang mampu dan bantuan renovasi mushallah sekolah. Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh pimpinan BAZNAS Barru dan 10 orang perwakilan SMA/SMK se kabupaten Barru.
BERITA04/10/2024 | Humas Baznas Barru
Rakornas BAZNAS 2024 Resmi Ditutup, Hasilkan 17 Resolusi
BAZNAS Barru -- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 yang digelar di Balikpapan pada 25-27 September resmi ditutup, Jum'at 27/9/2024 pagi jelang siang. Rakornas BAZNAS kali menghasilkan 17 resolusi yang disepakati seluruh peserta, sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan.
Ketua BAZNAS RI, Noor Achmad, menyampaikan bahwa 17 resolusi yang dihasilkan dalam Rakornas BAZNAS se-Indonesia 2024 ini sejalan dengan visi dan misi BAZNAS untuk menjadi lembaga utama yang menyejahterakan umat.
"Kita ingin seluruh kekuatan kita di seluruh Indonesia itu merata. Maka sering saya katakan bahwa seluruh pimpinan BAZNAS di Indonesia adalah orang-orang profesional", jelasnya saat menutup kegiatan Rakornas BAZNAS tahun 2024.
Resolusi tersebut dibacakan oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional Achmad Sudrajat dihadapan para pimpinan BAZNAS RI dan peserta Rakornas.
Adapun 17 resolusi Rakornas BAZNAS 2024 adalah sebagai berikut:
Pertama, menyepakati target pengumpulan ZIS-DSKL nasional tahun 2025 sebesar Rp 50 triliun terdiri dari pengumpulan BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ se-Indonesia (On Balance Sheet) sebesar Rp12.7 Triliun dan pencatatan zakat di masyarakat (Off Balance Sheet) sebesar Rp37.3 Triliun;
Kedua, menyepakati 3,4 juta Mustahik Zakat Nasional berbasis KK/BNBA (By Name By Address), dengan target Penerima Manfaat Nasional sebanyak 84 juta jiwa, serta target pengentasan Kemiskinan Nasional sebanyak 1,8 juta jiwa pada tahun 2025;
Ketiga, kembali memperkuat peran dan fungsi BAZNAS melalui empat penguatan:
1) Penguatan Kelembagaan, Organisasi, dan Manajemen BAZNAS seluruh Indonesia,
2) Penguatan SDM Pimpinan dan Amil Zakat, 3) Penguatan infrastruktur dan transformasi digital, dan 4) Penguatan jaringan seluruh stakeholder pengelola zakat;
Keempat, memperkuat status BAZNAS sebagai Lembaga Pemerintah Non Struktural khususnya dalam mendorong Pemerintah untuk melaksanakan regulasi mengenai pembiayaan yang berasal dari APBN/APBD untuk mendukung operasional BAZNAS sebagaimana arahan Menteri Dalam Negeri;
Kelima, mengoptimalkan realisasi penerimaan zakat dari potensi Rp 327 Triliun melalui perluasan jaringan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota dengan membentuk UPZ di seluruh OPD, Kecamatan, dan Desa dengan melaporkan perkembangannya kepada BAZNAS RI dan Kemendagri secara berkala;
Keenam, mendorong aktivitas interkoneksi Sistem Manajemen Informasi BAZNAS dan Sistem Informasi Pemerintah dalam memudahkan pengelolaan zakat;
Ketujuh, memprioritaskan penyaluran ZIS-DSKL untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, pengentasan kemiskinan BPS dan Transformasi Mustahik menjadi Muzaki yang berkolaborasi dengan data Pemerintah dan terintegrasi dalam SIMBA dalam rangka sukses Asta Cita;
Kedelapan, menyepakati 10 program prioritas Nasional yaitu Rumah Sehat BAZNAS, BAZNAS Microfinance, Desa/Kampung Zakat, Santripeneur, Beasiswa BAZNAS, Z-Chicken, Z-Mart, Rumah Layak Huni, Pengentasan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana;
Kesembilan, redistribusi penguatan penyaluran dari BAZNAS RI ke BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/Kota melalui integrasi program penyaluran Pusat dan Daerah dengan fokus utama pemerataan penyaluran di seluruh daerah untuk memastikan manfaat zakat tersebar secara adil dan merata di berbagai wilayah;
Kesepuluh, sinkronisasi perencanaan pelaksanaan program pendistribusian serta pendayagunaan zakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita sebagai upaya strategis untuk memastikan keselarasan program-program zakat dengan prioritas pembangunan nasional;
Kesebelas, meningkatkan kualitas tata kelola layanan dan pengelolaan zakat dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS, komitmen laporan teraudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pembentukan SAI (Satuan Audit Internal) untuk memastikan pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan, sistematis, dan sesuai dengan standar yang berlaku;
Kedua belas, berkomitmen untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas kelembagaan melalui pengukuran dengan Indeks Zakat Nasional, sebagai upaya mewujudkan tata kelola zakat yang lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan dalam mendukung kesejahteraan umat;
Ketiga belas, berkomitmen untuk menyampaikan pelaporan secara rutin dan transparan melalui Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan meningkatkan kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat;
Keempat belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota siap menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis melalui program penguatan mustahik dalam hal penyediaan sumber daya dan bahan pangan yang diperlukan yang didapat dari hasil produksi para pengusaha mustahik seperti program lumbung pangan, balai ternak, dan UMKM binaan BAZNAS dan LAZ seluruh Indonesia;
Kelima belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, serta BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan reputasi lembaga dengan menerapkan prinsip aman syar`i, aman regulasi, dan aman NKRI, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta menegakkan etika dan integritas;
Keenam belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota berkomitmen menjaga netralitas dan profesionalitas menjelang dan di dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah 2024;
Ketujuh belas, BAZNAS RI, BAZNAS Provinsi, BAZNAS Kabupaten/Kota dan LAZ mengucapkan terimakasih atas arahan, motivasi, dan dukungan dari Bapak Presiden Joko Widodo yang telah membesarkan Pengelolaan Zakat Nasional serta siap melanjutkan agenda pembangunan Indonesia pada pemerintahan Bapak Prabowo Subianto.
BERITA27/09/2024 | Humas Baznas Barru
Tim BTB BAZNAS Barru Hadiri Sosialisasi Penilaian Kerugian Pasca Bencana Bersama BPBD Barru
BAZNAS Barru – Tim BAZNAS Tanggap Bencana BTB Barru menghadiri kegiatan Sosialisasi Penilaian Kerusakan dan Kerugian Pasca Bencana yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Barru bertempat di Aula BPBD Barru, Kamis 26/9/2024, pagi.
Kepala Pelaksana BPBD Barru Umar, S.SKM dalam sambutannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Penilaian Kerusakan dan Kerugian pasca bencana ini menyampaikan bahwa kolaborasi dan kerjasama antara BPBD dengan pihak Desa dan Kelurahan dan pihak lain harus terus dikuatkan.
“Kerjasama pendanaan untuk bencana di desa bisa melalui ADD Desa dan untuk Kelurahan akan di akomodir oleh OPD dengan menggunakan dana APBD kabupaten. Seperti pembentukan Destana, kita di BPBD menfasilitasi workshop dan untuk eksekusi pembentukannya itu diserahkan ke pihak Desa masing-masing”, jelasnya.
“Peraturan Menteri nomor 90 tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah membatasi ruang gerak BPBD dalam melakukan aksi di lapangan. Dengan berlakunya Permen ini, fungsi BPBD lebih pada pendataan atau asessment dan rekomendasi” tutupnya.
Perwakilan tim BTB BAZNAS Barru Hary yang menghadiri kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat membantu tim di lapangan dalam penyampaian laporan kejadian bencana.
“dengan adanya aplikasi pencatatan laporan kejadian bencana ini akan memudahkan tim BPBD dan OPD lainnya untuk segera menentukan langkah tindak lanjut untuk proses penanganan bencana yang terjadi”, ungkapnya.
Kegiatan Sosialisasi Penilaian kerusakan dan kerugian pasca bencana yang di gelar oleh BPBD Barru ini di hadiri sekira 28 peserta perwakilan tim BTB BAZNAS Barru dan perwakilan dari Desa dan Kelurahan.
BERITA26/09/2024 | Humas Baznas Barru
BAZNAS Barru Hadiri Rakornas BAZNAS 2024 di IKN
BAZNAS Barru – Gelaran Rakornas BAZNAS tahun 2024 kali ini terbilang istimewa, pasalnya Rakornas ini untuk kali pertamanya di laksanakan di Ibu Kota Nusantara IKN Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur, 25-27 September 2024. Rakornas BAZNAS kali ini dihadiri oleh sekira 1200 peserta, terdiri dari pimpinan BAZNAS Pusat, 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota.
Pimpinan BAZNAS Barru juga turut menjadi peserta dalam gelaran Rakornas BAZNAS kali ini. Sebanyak 3 orang pimpinan yang hadir, diantaranya Ketua, Wakil Ketua I dan Wakil Ketua IV.
“Rakornas ini sangat istimewa dilaksanakan di IKN, jadi kita berkesempatan melihat ibu kota nusantara”, ungkap wakil ketua IV BAZNAS Barru, Amrullah Mamma.
Pemerintah di era Presiden Jokowi ini sangat mendukung BAZNAS dan selalu bersinergi dengan program-program BAZNAS. Sehingga pengumpulan zakat selalu mengalami trend peningkatan tiap tahunnya.
Sejak dimulainya gerakan cinta zakat 2021, pertumbuhan perolehan zakat di Indonesia rata-rata naik 30 persen tiap tahunnya. Ini angka pertumbuhan yang cukup besar. Untuk itu saya mengapresiasi dan menghargai kerja keras seluruh pengelola BAZNAS se Indonesia, ungkap Presiden Joko Widodo saat membuka kegiatan Rakornas BAZNAS 2024 di Istana Negara Ibu Kota Nusantara IKN.
BERITA25/09/2024 | Humas Baznas Barru
Catat Sejarah Untuk Pertama Kali RAKORNAS BAZNAS 2024 Digelar di IKN
BAZNAS Barru -- Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) 2024 diselenggarakan di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (25/9/2024). Acara ini merupakan yang pertama dalam sejarah.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa pembukaan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN adalah tonggak sejarah yang patut disyukuri dan dibanggakan.
"Ini bukan hanya momen penting bagi BAZNAS, tetapi juga tonggak sejarah yang mengukuhkan komitmen BAZNAS untuk mendukung agenda pembangunan nasional, sejalan dengan semangat kebangkitan Indonesia melalui keberadaan Ibu Kota Negara yang baru," kata Kiai Noor dalam sambutannya.
Kiai Noor mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa, khususnya dalam membangun kolaborasi antara Pemerintah dan BAZNAS.
Menurut Kiai Noor, penyelenggaraan Rakornas BAZNAS 2024 di IKN sangat membanggakan, sebab pembangunan IKN yang sedang berlangsung merupakan yang paling unik di dunia.
"Ini membuktikan bahwa BAZNAS adalah sahabat Bapak Presiden Joko Widodo. Kami berterima kasih kepada Bapak Jokowi karena telah membawa kemajuan yang signifikan bagi Indonesia di mata dunia," jelasnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor menyampaikan bahwa Rakornas BAZNAS 2024 bertujuan memperkuat tata kelola zakat nasional, sehingga pengelolaan zakat dapat berjalan maksimal dan terintegrasi antara BAZNAS, BAZNAS Provinsi, dan BAZNAS Kabupaten/Kota.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Wakil Menteri Agama KH. Saiful Rahmat Dasuki, Wakil Menteri Pertanahan Raja Juli Antoni, serta perwakilan dari dua ormas besar Islam di Indonesia, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.
Rakornas BAZNAS akan diselenggarakan selama tiga hari pada 25-27 September 2024, dihadiri 1.200 peserta yang berasal dari unsur pimpinan BAZNAS se-Indonesia, termasuk dari Pusat, 38 Provinsi, dan 514 Kabupaten/Kota, dengan mengangkat tema "Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam rangka Sukses Astacita."
BERITA25/09/2024 | Humas Baznas Barru
Tim Penaiszawa Kemenag SulSel Lakukan Pendampingan Audit Syariah di BAZNAS Barru
BAZNAS Barru -- Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan melalui bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf melakukan Pengawasan, Pendampingan Audit Syariah dan Akreditasi Lembaga Pengelola Zakat di BAZNAS Kabupaten Barru. Kehadiran tim audit syariah ini disambut dengan hangat oleh para pimpinan BAZNAS Kabupaten Barru di ruang rapat kantor BAZNAS Kabupaten Barru, pada Jum’at 20/09/2024, lalu.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Barru melalui Bapak Drs. H. Amrullah Mamma selaku Wakil Ketua IV mengucapkan selamat datang dan menyapaikan rasa terima kasih kepada tim yang melakukan akreditasi dan audit kepatuhan syariah di BAZNAS Kabupaten Barru.
Dikesempatan yang sama, H. Bakri, SE.I, ME, Ketua Tim Kerja Zakat dan Wakaf Bidang Penaiszawa Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa BAZNAS memiliki peran startegis dalam membangun dan mensejahterahkan umat, baik melalui jalur pendidikan maupun melalui instrument ekomomi produktif sehingga pengelolaan DANA ZIS DSKL harus diketahui umat.
“Perlu diperhatikan berapa angka kemiskinan yang sudah dituntaskan melalui dana ZIS. Jangan sampai dana ZIS yang dikelola cukup besar, yang mencapai 20 M pertahunnya tapi tidak bisa dilaporkan secara rasio.” tambahnya.
Audit kepatuhan syariah dan akreditasi BAZNAS merupakan Program Nasional Kemenag untuk melihat sejauh mana dana zakat dapat terdistribusi pada 8 Asnaf penerima zakat, apakah sudah tepat sasaran dan tepat pelaporan, sehingga dilakukan pemeriksaan dalam aspek pengumpulan dan pendistribusian, termasuk pelaporan tahun 2023 dan semester 1 tahun 2024 untuk mengetahui sampai dimana pengelolaan zakat di sulsel, termasuk di BAZNAS Kabupaten Barru ini.
BERITA22/09/2024 | Humas Baznas Barru
Pilih BAZNAS Barru Untuk Study Tiru, Pimpinan BAZNAS Kendari; Barru Banyak Prestasi
BAZNAS Barru – BAZNAS Kabupaten Barru kembali kedatangan tamu. Kali ini giliran BAZNAS Kota Kendari yang menjadikan BAZNAS Barru sebagai objek study tiru, pada Jum’at 20/09/2024 kemarin. Sebelumnya ada BAZNAS Gorontalo dan BAZNAS Kabupaten Bulukumba yang juga berkesempatan berkunjung di BAZNAS Barru.
Pimpinan BAZNAS Kota Kendari bidang IV Abd. Halim Asy’ad selaku ketua rombongan menyampaikan bahwa kedatangan BAZNAS Kota Kendari ke BAZNAS Barru untuk penguatan dibidang pengumpulan zakat dan bidang-bidang lainnya.
“Kita tahu bahwa BAZNAS Barru ini sangat istimewa, penduduknya sedikit tapi pengumpulan zakatnya luar biasa. Jadi kita mau belajar metodenya. Juga yang terakhir prestasinya, BAZNAS Barru menerima awards sebagai pendistribusian terbaik, nah kita juga mau belajar program-programnya, terutama program pendayagunaan”, jelasnya.
Kehadiran BAZNAS Kota Kendari ini disambut hangat oleh pimpinan BAZNAS Barru bidang III, H. Minu Kalibu yang sekaligus menjadi juru bicara BAZNAS Barru terkait kunjungan BAZNAS Kota Kendari ini.
Rombongan BAZNAS Kota Kendari yang berjumlah 5 orang ini terdiri dari perwakilan BAZNAS 3 orang diantaranya pimpinan Bidang I, Bidang II dan Bidang IV serta 2 orang perwakilan dari Pemerintah Kota yakni Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Kepala Bagian Pemerintahan.
BERITA21/09/2024 | Humas Baznas Barru
Gelaran RAKERNIS IT BAZNAS 2024 Resmi Ditutup; Prof Nadra Titip Pesan Ini
BAZNAS Barru – Gelaran Rakernis Transformasi Digital tahun 2024 BAZNAS yang digelar selama tiga hari 17-19 September 2024, ditutup secara resmi oleh pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H. M. Nadratuzzaman Hosen.
Pimpinan BAZNAS Nadratuzzaman Hosen dalam arahannya saat menutup rangkaian kegiatan Rakernis IT ini menyampaikan bahwa gelaran rakernis ini akan dilaksanakan setiap tahunnya, namun dalam kondisi terbatas.
“Kegiatan Rakernis IT ini akan kita laksanakan setiap tahunnya, cuma saya juga bingung kalau pesertanya sampai 500 orang, bingung cari tempatnya. Makanya kami batasi. Dan harapan kami ilmu-ilmu dari Rakernis ini akan dibawa pulang ke daerah untuk diaplikasikan. Dan titip ke pimpinan bahwa sekarang ini adalah era teknologi digital dalam pengelolaan zakat”, ungkapnya.
“Juga permohonan maaf dari kami dan seluruh panitia atas segala kekurangan dari kegiatan Rakernis semoga kegiatan berikutnya akan lebih baik”, tutupnya.
Kegiatan Rakernis Transformasi Digital Nasional 2024 ini juga menghadirkan kompetisi teknologi zakat ZAKATHON 2024 yang diikuti oleh para mahasiswa dengan menampilan produk layanan terbaik dalam tata kelola zakat.
BERITA19/09/2024 | Humas Baznas Barru

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
